Html5 042

Selasa, 08 Januari 2019

. Atur kecerahan pada level yang paling rendah. Kecerahan layar merupakan penyumbang utama penggunaan baterai telepon. 2. Atur nada dering ke mode hening tanpa getar
3. Tutup data internet. Buka internet seperlunya
4. Mau yang lebih ekstrem? Atur gawai kamu ke mode penerbangan. Ini akan menutup data internet dan panggilan telepon.
5. Jangan main game di smartphone. Permainan di ponsel akan meggunakan pemrosesan CPU dan grafik telepon yang sangat tinggi.
6. Jangan sering-sering nyala dan matikan telepon karena itu bisa memboroskan baterai.
7. Jika memerlukan data internet, tapi di kawasan Anda hanya ada internet 3G atau lebih rendah, lebih baik ditutup sementara paket datanya. Data internet yang paling hemat baterai adalah 4G. Teknologi internet yang paling baru akan memastikan penggunaan baterai lebih optimal.
KOMPAS.com — Potensi untuk kehabisan baterai saat perjalanan mudik cukup besar karena durasi waktu yang panjang. Terlebih lagi bila terjebak kemacetan. Perangkat baterai portabel atau yang lebih dikenal dengan sebutan powerbank bisa jadi penyelamat di saat-saat genting. Meski demikian, sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghemat baterai tanpa bergantung dengan powerbank. Berikut beberapa cara mudah untuk menghemat daya baterai yang dikutip KompasTekno dari berbagai sumber. 1. Matikan sinyal radio Sering kali, di beberapa daerah tertentu, smartphone bisa kehilangan sinyal. Hal tersebut dapat terjadi karena menara pemancar sinyal berada jauh dari lokasi smartphone atau trafiknya sedang penuh. Apabila sinyal hilang atau melemah, sistem smartphone biasanya akan terus mencari koneksi terbaik. Pencarian sinyal secara terus menerus dapat membuat baterai habis dengan cepat. Oleh karena itu, sebaiknya matikan saja sinyal radio, jika pengguna benar-benar yakin tidak akan mendapatkan sinyal dalam beberapa waktu. Biasanya, pilihan untuk mematikan sinyal radio terdapat di menu "Setting". Matikan juga fitur WiFi dan Bluetooth apabila sedang tidak digunakan. Kedua perangkat tersebut juga dapat membuat baterai smartphone cepat habis. 2. Aktifkan Airplane Mode Tidak mau terlalu repot-repot dalam mengatur sinyal? Pengguna dapat dengan mudah mematikan semua sinyal radio yang ada di smartphone hanya dengan sebuah mode, yaitu Airplane Mode. Dengan menyalakan Airplane Mode, semua sinyal radio, baik GSM, WiFi, maupun Bluetooth, akan langsung dimatikan. 3. Matikan fitur getar (vibrate) Fitur getar terkadang dapat sangat membantu apabila ada panggilan telepon atau pesan yang masuk pada saat pengguna sedang rapat atau di tempat lain yang membutuhkan ponsel dalam keadaan silent. Namun, sebenarnya fitur getaran ini membutuhkan daya baterai lebih banyak dibandingkan ringtone biasa. Berdasarkan fakta tersebut, apabila pengguna sedang tidak membutuhkan fitur ini, sebaiknya matikan fitur getar yang ada di smartphone. 4. Tutup aplikasi yang jarang dipakai Ada banyak aplikasi yang jarang dipakai. Sebagai contoh, aplikasi pengecekan skor pertandingan sepak bola Livescore. Kemungkinan besar, aplikasi tersebut hanya dipakai satu minggu sekali pada saat sedang ada pertandingan. Nah, sebaiknya tutup aplikasi yang jarang dilihat seperti itu. Sebab, sebenarnya aplikasi itu tetap berjalan di background, meski Anda tidak melihatnya sepanjang satu minggu itu. Berjalan di background berarti tetap memerlukan daya pemrosesan. Sebaliknya, jangan tutup aplikasi yang sering digunakan karena ini malah berpotensi memboroskan baterai. Saat sebuah aplikasi dimatikan, data-data program bersangkutan dihapus dari memori (RAM). Ketika aplikasi itu kemudian dipanggil lagi, perangkat terpaksa "memanggil ulang" data-data yang diperlukan dan menyimpannya di dalam RAM. Ini membutuhkan pemrosesan sistem. Memang berjalan di background berarti menyerap baterai, tetapi tidak akan menghabiskan baterai sebesar saat pengguna menutup dan membuka sebuah aplikasi secara berulang-ulang. 5. Jangan "streaming" Kurangi kegiatan streaming apabila tidak ingin baterai habis dengan cepat. Menonton video atau mendengarkan musik via layanan streaming memang menyenangkan, tetapi kegiatan ini akan "memaksa" sistem ponsel terus bekerja dan akhirnya membuat baterai cepat habis.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "7 Cara Menghemat Baterai Smartphone Selama Perjalanan Mudik", https://tekno.kompas.com/read/2017/06/21/19410067/7.cara.menghemat.baterai.smartphone.selama.perjalanan.mudik.
KOMPAS.com — Potensi untuk kehabisan baterai saat perjalanan mudik cukup besar karena durasi waktu yang panjang. Terlebih lagi bila terjebak kemacetan. Perangkat baterai portabel atau yang lebih dikenal dengan sebutan powerbank bisa jadi penyelamat di saat-saat genting. Meski demikian, sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghemat baterai tanpa bergantung dengan powerbank. Berikut beberapa cara mudah untuk menghemat daya baterai yang dikutip KompasTekno dari berbagai sumber. 1. Matikan sinyal radio Sering kali, di beberapa daerah tertentu, smartphone bisa kehilangan sinyal. Hal tersebut dapat terjadi karena menara pemancar sinyal berada jauh dari lokasi smartphone atau trafiknya sedang penuh. Apabila sinyal hilang atau melemah, sistem smartphone biasanya akan terus mencari koneksi terbaik. Pencarian sinyal secara terus menerus dapat membuat baterai habis dengan cepat. Oleh karena itu, sebaiknya matikan saja sinyal radio, jika pengguna benar-benar yakin tidak akan mendapatkan sinyal dalam beberapa waktu. Biasanya, pilihan untuk mematikan sinyal radio terdapat di menu "Setting". Matikan juga fitur WiFi dan Bluetooth apabila sedang tidak digunakan. Kedua perangkat tersebut juga dapat membuat baterai smartphone cepat habis. 2. Aktifkan Airplane Mode Tidak mau terlalu repot-repot dalam mengatur sinyal? Pengguna dapat dengan mudah mematikan semua sinyal radio yang ada di smartphone hanya dengan sebuah mode, yaitu Airplane Mode. Dengan menyalakan Airplane Mode, semua sinyal radio, baik GSM, WiFi, maupun Bluetooth, akan langsung dimatikan. 3. Matikan fitur getar (vibrate) Fitur getar terkadang dapat sangat membantu apabila ada panggilan telepon atau pesan yang masuk pada saat pengguna sedang rapat atau di tempat lain yang membutuhkan ponsel dalam keadaan silent. Namun, sebenarnya fitur getaran ini membutuhkan daya baterai lebih banyak dibandingkan ringtone biasa. Berdasarkan fakta tersebut, apabila pengguna sedang tidak membutuhkan fitur ini, sebaiknya matikan fitur getar yang ada di smartphone. 4. Tutup aplikasi yang jarang dipakai Ada banyak aplikasi yang jarang dipakai. Sebagai contoh, aplikasi pengecekan skor pertandingan sepak bola Livescore. Kemungkinan besar, aplikasi tersebut hanya dipakai satu minggu sekali pada saat sedang ada pertandingan. Nah, sebaiknya tutup aplikasi yang jarang dilihat seperti itu. Sebab, sebenarnya aplikasi itu tetap berjalan di background, meski Anda tidak melihatnya sepanjang satu minggu itu. Berjalan di background berarti tetap memerlukan daya pemrosesan. Sebaliknya, jangan tutup aplikasi yang sering digunakan karena ini malah berpotensi memboroskan baterai. Saat sebuah aplikasi dimatikan, data-data program bersangkutan dihapus dari memori (RAM). Ketika aplikasi itu kemudian dipanggil lagi, perangkat terpaksa "memanggil ulang" data-data yang diperlukan dan menyimpannya di dalam RAM. Ini membutuhkan pemrosesan sistem. Memang berjalan di background berarti menyerap baterai, tetapi tidak akan menghabiskan baterai sebesar saat pengguna menutup dan membuka sebuah aplikasi secara berulang-ulang. 5. Jangan "streaming" Kurangi kegiatan streaming apabila tidak ingin baterai habis dengan cepat. Menonton video atau mendengarkan musik via layanan streaming memang menyenangkan, tetapi kegiatan ini akan "memaksa" sistem ponsel terus bekerja dan akhirnya membuat baterai cepat habis.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "7 Cara Menghemat Baterai Smartphone Selama Perjalanan Mudik", https://tekno.kompas.com/read/2017/06/21/19410067/7.cara.menghemat.baterai.smartphone.selama.perjalanan.mudik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar